Jumat, 20 Agustus 2021

Perbandingan Kecepatan GPU

 

 

Nvidia seri GTX & RTX price/performance bagus. target marketnya orang rumahan. Tesla (V100, A100, T4) price/performance mahal, targetnya datacenter. 
 
Perlu dicek juga, peneliti di ITB perlu GPU yang memorinya seberapa besar? Misal bbrp waktu lalu ada peneliti yg bikin model deep learning 13 GB, maka model ini nggak bisa jalan di RTX 2080 Ti. Mesti minimal RTX 3090, atau di Nvidia Tesla.
 

Parameter penting GPU ada 2: kecepatan dan memori.
Tesla T4, harga asli USD 2200, setara Rp 30 juta. RAM: 16 GB.  Harga Tokopedia: Rp 50 juta.
Dari sisi kecepatan, Tesla T4 sedikit di bawah RTX 2060
RTX 2060, harga asli USD 350, setara Rp 4,9 juta. RAM 6 GB. Harga Tokopedia: 9 juta
Dari sisi memori, Tesla T4 lebih besar dari semua RTX kecuali RTX 3090 (24 GB).
RTX 3090, harga asli USD 1500, setara Rp 22 juta. Harga Tokopedia: Rp 40 juta
Dari sisi kecepatan, RTX 3090 lebih cepat >5x Tesla T4



Kamis, 15 Juli 2021

Kolaborasi Penyelenggaraan Sentra Vaksinasi COVID-19 Jakarta

 Sumber: https://twitter.com/DKIJakarta/status/1414943624568049665

Panggilan kolaborasi penyelenggaraan sentra vaksinasi COVID-19 di Jakarta! Dalam rangka Jakarta Bangkit dari pandemi COVID-19, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi COVID-19.



 Target 7,5 juta penduduk usia >12 tahun ke atas di Jakarta sudah divaksin hingga Agustus 2021. Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh entitas warga Jakarta untuk mendekatkan akses vaksin kepada masyarakat melalui program "Kolaborasi Sentra Vaksinasi Covid-19".


 


 

 

Minggu, 11 Juli 2021

Oregano

 Oregano, cocok untuk makanan gaya Italia



Bendungan "Grand Ethiopian Renaissance Dam" di Ethiopia

Ethiopia sedang membangun bendungan besar di sungai Nil. Pembangunan ini menimbulkan ketegangan antara Ethipia dan Mesir

Pembangunan bendungan di Ethiopia


 Berikut ini peta lokasi pembangunan bendungan tersebut:

Lokasi bendungan Ethiopia


Referensi

  • https://phys.org/news/2021-07-ethiopia-controversial-mega-dam.html


Sabtu, 10 Juli 2021

Jumat, 09 Juli 2021

Ventilasi Udara Untuk Mencegah Penularan Covid 19

 Covid19 dapat menular melalui aerosol yang dihasilkan pernafasan manusia.
Ref: https://www.bmj.com/content/373/bmj.n913
Untuk mengurangi penularan melalui aerosol, perlu dilakukan hal berikut:
- pakai masker yang benar
- jaga jarak
- pembersihan udara dengan penyaringan (pakai HEPA filter) jika pakai AC
- sterilisasi udara dengan cahaya ultra violet
- ventilasi udara yang dengan memasukkan udara baru,  supaya konsentrasi aerosol virus rendah

Paradigma lama menganggap virus ini menular melalui droplet. Solusi droplet selama ini:
- pakai masker
- jaga jarak
- desinfektan untuk permukaan

Solusi droplet kurang efektif jika virusnya menular melalui aerosol.

Teknik ventilasi yang baik dapat dipelajari di berbagai situs:
- https://www.who.int/publications/i/item/9789240021280
- https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/community/ventilation.html
- https://www.ashrae.org/file%20library/technical%20resources/ashrae%20journal/2020journaldocuments/72-74_ieq_schoen.pdf

Pengukuran kualitas ventilasi dapat dilakukan dengan beberapa cara:
- aliran udara 10 liter per menit per orang (untuk kantor biasa)
- pergantian udara di suatu ruangan dipastikan terjadi 6x per jam (ACH=Air Change per Hour)
- kadar CO2 di ruangan di bawah batas tertentu. ada yang menyebutkan 900 ppm, ada yang menyebutkan 1200. Belgia sudah mewajibkan pemasangan sensor CO2 di beberapa tempat umum.