Jumat, 05 September 2014

Perjalanan Sekolah Berbahaya Bagian 1: Indonesia


Di beberapa tempat di dunia, perjalanan ke sekolah mesti melalui jalan yang berbahaya. Bagian pertama ini adalah perjalanan sekolah di Indonsia. Pada bagian kedua adalah perjalanan sekolah di Tiongkok, sedangkan bagian ketiga adalah di tempat-tempat lain seperti India, Myanmar dan Filipina.

Pematang Siantar Indonesia



Sumber:

Padang , Indonesia

Anak ini menyeberang sungai dengan memanjat tambang baja untuk pergi ke sekolah di Padang. Mereka berada 9 meter di atas sungai. Perjalanan mereka dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 17 km melalui perkebunan sampai ke kota Padang.



Sumber: http://www.dailymail.co.uk/news/worldnews/article-2228843/No-theyre-training-Im-A-Celebrity--theyre-just-going-school.html

Suro Plempungan, Jawa Indonesia.    

Anak SD menyeberangi akuaduk yang menghubungkan desa Suro dan desa Plempungan di perbatasan Boyolali dan Karanganyar Jawa Tengah, Indonesia. Akuaduk ini seharusnya hanya untuk dilewati air, namun anak-anak ini mengambil jalan pintas melalui jembatan ini.

Jembatan air, namun dipasangi papan supaya dapat dilewati juga oleh orang

Sepeda juga bisa melewati papan kayu tersebut
 
Warga sekitar sering menyeberangi saluran air ini dalam keseharian mereka

 
Seorang ibu mengantri dengan berdiri pada batang besi di tepi saluran air yang berbatasan langsung dengan jurang yang menganga lebar di bawahnya


Sumber:

Lebak, Banten, Indonesia






Melanjutkan perjalanan

Belajar di sekolah

Jembatan baru


Jembatan ini rusak akibat banjir Januari 2012.
Pada bulan November 2012 kabarnya jembatan ini sudah diganti dengan jembatan baru yang dibangun atas kerjasama PT Krakatau Steel (KRAS) dan beberapa LSM
Demikian menurut Epi Sopian, kepala desa Sanghiang Tanjung.

Jadi kasus yang ini sudah berakhir dengan happy ending.

(Image credits: http://blogs.reuters.com/photographers-blog/2012/01/23/risking-life-for-school/)

Pupils Canoeing To School, Riau, Indonesia

Sepertinya sih naik perahu di sungai tidak terlalu  berbahaya, cuma tetap saja tidak biasa.

Pangururan Indonesia

Pangururan ini letaknya di Sumatera Utara.

Menyeberang danau dengan kapal ferry
Pangururan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara
Menyeberang dengan perahu kayu nampaknya aman, asal perahunya masih bagus.

Desa Cilangkap, Banten

Para pelajar menyeberangi sungai Ciherang dengan rakit ala kadarnya, karena jembatan rusak.

Menyeberang sungai dengan rakit bambu dan tali sebagai penggerak


Menyeberang dengan rakit kayu

Menyeberang dengan bantuan pengemudi rakit

Sampai di seberang

Desa Tanjung Agung


Jembatan gantung rusak parah di Desa Tanjung, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Jembatan itu selalu digunakan para pelajar menuju sekolah mereka. Para pelajar bertaruh nyawa saat melintas jembatan tersebut. Mereka bergelantungan di tali jembatan. Tentunya kondisi itu berbahaya dan para pelajar sewaktu-waktu bisa jatuh.
Namun demikian, mereka tak pantang menyerah. Hanya jembatan itulah yang menghubungkan Desa Tanjung dan sekolah mereka yang berada di Desa Talang Jawa. Sejak dua tahun silam, jembatan yang rusak belum diperbaiki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar